Header Ads

test

Bagian 1. HARAMNYA SYIRIK DAN IA TERMASUK DOSA BESAR YANG PALING BESAR


Ⓜ️edia Sunnah 
_______
🕌 Baitur Rahman , Malam Jum'at 29 syawwal 1442 H.
🟧🟨🟩🟦🟪⬛⬜

Bagian 1. HARAMNYA SYIRIK DAN IA TERMASUK DOSA BESAR YANG PALING BESAR

📛📛📛📛📛📛

Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah subhaanahu wata'ala berfirman,

اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِهٖ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰلِكَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۚ وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدِ افْتَرٰٓى اِثْمًا عَظِيْمًا

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar. (QS An-Nisa' : 48)

Allah subhaanahu wata'ala berfirman,

اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِهٖ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰلِكَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۗ وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلٰلًا ۢ بَعِيْدًا

Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya. (QS An-Nisa' : 116)

Allah subhaanahu wata'ala berfirman,

اِنَّهٗ مَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللّٰهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوٰىهُ النَّارُ ۗوَمَا لِلظّٰلِمِيْنَ مِنْ اَنْصَارٍ

".. Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. (QS Al-Ma'idah : 72)

Allah subhaanahu wata'ala berfirman,

 وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَكَاَنَّمَا خَرَّ مِنَ السَّمَاۤءِ فَتَخْطَفُهُ الطَّيْرُ اَوْ تَهْوِيْ بِهِ الرِّيْحُ فِيْ مَكَانٍ سَحِيْقٍ

Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka adalah ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh. (QS Al-Hajj : 31)

Allah subhaanahu wata'ala berfirman,

وَلَقَدْ اُوْحِيَ اِلَيْكَ وَاِلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكَۚ لَىِٕنْ اَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُوْنَنَّ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ

Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu. "Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi. (QS Az-Zumar : 65)

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallaahu 'anhu, dari Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda:

( اجْتَنِبُوا السَّبْعَ المُوبِقاتِ، قالوا: يا رَسولَ اللَّهِ وما هُنَّ؟ قالَ: الشِّرْكُ باللَّهِ، والسِّحْرُ، وقَتْلُ النَّفْسِ الَّتي حَرَّمَ اللَّهُ إلَّا بالحَقِّ، وأَكْلُ الرِّبا، وأَكْلُ مالِ اليَتِيمِ، والتَّوَلِّي يَومَ الزَّحْفِ، وقَذْفُ المُحْصَناتِ المُؤْمِناتِ الغافِلاتِ )

الراوي : أبو هريرة.
المحدث : البخاري.
الصفحة أو الرقم: 2766.
خلاصة حكم المحدث : [صحيح]

"Jauhilah tujuh perkara _muubiqaat_ (yang mendatangkan kebinasaan)!¹. Para sahabat bertanya: "Apakah ketujuh perkara itu, wahai Rasulullah?, Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam menjawab: "Menyekutukan Allah, sihir, membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang dibenarkan syari'at, memakan riba, memakan harta anak yatim, melarikan diri dari medan pertempuran ², melontarkan tuduhan zina terhadap wanita-wanita Mukminah yang terjaga dari perbuatan dosa dan tidak tahu menahu dengannya. ³ 
-----------------------------
⊂αтαтαท:
¹— Al Muubiqaat adalah dosa-dosa besar yang membinasakan, jumlahnya lebih banyak daripada yang disebut diatas. Siapa saja yang meneliti Al Qur'an dan As Sunnah pasti mendapatinya lebih banyak dari itu.

² — Tawalli yaumaz zahf , maksudnya melarikan diri dari medan pertempuran saat dua pasukan sudah saling berhadapan, yakni antara pasukan muslim dan pasukan kafir. Kecuali melakukan manuver untuk siasat perang atau hendak menggabungkan diri dengan pasukan muslim yang lainnya.

³ — Wanita Mukminah yang merdeka, suci dan tidak tahu-menahu tentang perbuatan dosa. Para gadis termasuk di dalamnya, hukumnya tidak hanya khusus bagi wanita yang sudah menikah. Demikian pula hukumnya bagi kaum laki-laki (tidak hanya yang sudah menikah namun termasuk juga yang masih bujangan).

==============

Diriwayatkan dari Abu Bakrah radhiyallahu 'anhu ia berkata, bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :

أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِأَكْبَرِ الكَبَائِرِ؟ ثَلَاثًا، قالوا: بَلَى يا رَسُولَ اللَّهِ، قالَ: الإشْرَاكُ باللَّهِ، وَعُقُوقُ الوَالِدَيْنِ - وَجَلَسَ وَكانَ مُتَّكِئًا فَقالَ - أَلَا وَقَوْلُ الزُّورِ، قالَ: فَما زَالَ يُكَرِّرُهَا حتَّى قُلْنَا: لَيْتَهُ سَكَتَ

الراوي : أبو بكرة نفيع بن الحارث
المحدث : البخاري.
المصدر : صحيح البخاري.
الصفحة أو الرقم: 2654.
خلاصة حكم المحدث : [صحيح]

" Maukah kalian aku beritahu tentang dosa-dosa yang paling besar?" Beliau mengatakan itu tiga kali. "Tentu saja wahai Rasulullah!" jawab mereka. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata: "Syirik kepada Allah, durhaka kepada kedua orang tua, -- saat itu beliau duduk bersandar lalu Beliau duduk tegak Seraya berkata:-- "Dan ingatlah, yang ketiga adalah perkataan dusta!". Beliau terus mengulanginya hingga kami berharap mudah-mudahan beliau segera diam.

Dari keterangan dalil-dalil di atas, maka sangatlah jelas bagi seorang muslim, apa yang akan menyebabkan dirinya terjatuh ke dalam perbuatan dosa dosa besar yang akan membinasakan dirinya dan kita selaku hamba Allah subhanahu wa ta'ala yang menginginkan keselamatan dunia dan akhirat dan kebahagiaan dunia dan akhirat maka hendaklah kita berusaha semaksimal mungkin untuk menjauhi perkara-perkara tersebut.
-----------------------------

Referensi:

📚 Kitab : 
موسوعة المناهي الشرعية في صحيح السنة النبوية
Karya : Syaikh Salim bin 'Ied al Hilali ,
Penerbit : PUSTAKA IMAM ASY SYAFI'I
Penulis : Ustadz Alimuddin abu abdurrahman , حفظه الله تعالى
 
Semoga bermanfaat
 

Tidak ada komentar