Header Ads

test

๐Ÿ“‘ Tanya Jawab (Tangerang Mengaji Akhwat) 20 Rabi'ul Akhir 1442 H / 5 Desember 2020

Bismillah.. 
ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡ُ

Nama : Fitri
Dari Group Tangerang Mengaji Akhwat 7

๐Ÿ“ฎPertanyaan : 

Apakah istri yg tidak dinafkahi lahir batin boleh menuntut cerai?
Terimakasih jawabannya๐Ÿ™๐Ÿผ

๐Ÿ“ฌJawaban :

✍๐Ÿป Oleh Ustadz Alimuddin abu abdurrahman , ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰

ูˆุนู„ูŠูƒู… ุงู„ุณู„ุงู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡
ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ูˆุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ู‰ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡
ุฃู…ุง ุจุนุฏ:  

Adapun jika seoeang suami yang tidak memberikan nafkah baik yang bersifat dhahir maupun bersifat bathin terhadap isteri² nya, maka sesungguhnya si suami telah berbuat dzalim terhadap isteri² nya. Bolehkah seirang isteri mengajukan gugatan cerai kepada hakim atas kelakuan suaminya ...? Maka jawabannya Boleh

Riwayat Abu Zinรขd bahwa beliau berkata: 

ุณَุฃَู„ْุชُ ุณَุนูŠْุฏَ ุจْู†َ ุงู„ْู…ُุณَูŠِّุจِ ุนَู†ِ ุงู„ุฑَّุฌُู„ِ ู„َุง ูŠَุฌِุฏُ ู…َุง ูŠُู†ْูِู‚ُ ุนَู„َู‰ ุงู…ْุฑَุฃَุชِู‡ِ ؟ ู‚َุงู„َ : ูŠُูَุฑَّู‚ُ ุจَูŠْู†َู‡ُู…َุง. ู‚َุงู„َ: ู‚ُู„ْุชُ: ุณَู†َุฉٌ. ู‚َุงู„َ: ู†َุนَู…ْ، ุณَู†َุฉٌ 

Aku bertanya kepada Sa’รฎd bin al-Musayyab rahimahullah tentang seorang yang tidak mendapatkan nafkah untuk istrinya? Maka beliau menjawab, “Dipisah antara keduanya”. Aku bertanya lagi, “Apakah ini sesuai Sunnah?”. Beliau menjawab, “ Ya, ini sunnah”.

 [Diriwayatkan oleh Imam ‘Abdurrazzรขq ash-Shan’รขni dalam al-Mushannaf no.12357 dan Sa’รฎd bin Manshรปr no. 2022 dengan sanad yang shahรฎh]

Jadi.... dalam hal ini, seorang isteri diperbolehkan menggugat suaminya dalam hal mendapatkan kejelasan hak dari suaminya.

•┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈•

ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡ُ

Nama : Nurhidayatul Husna
Dari Group Tangerang Mengaji Akhwat 6

๐Ÿ“ฎPertanyaan :

Ustadz, bagaimana hukumnya mengadakan maulid nabi, Apakah itu bid'ah ? 

๐Ÿ“ฌJawaban :

✍๐Ÿป Oleh Ustadz Alimuddin abu abdurrahman , ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰

ูˆุนู„ูŠูƒู… ุงู„ุณู„ุงู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡ 
ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ูˆุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ู‰ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ 
ุฃู…ุง ุจุนู€ุฏ :

Hukum maulid adalah bid'ah yang tertolak maka haram dilakukan karena tidak ada dalil perintah mengamalkannya. 

Allah ta'ala berfirman, 

➡️ QS Al-Ma'idah : 3

  ุงَู„ْูŠَูˆْู…َ ุงَูƒْู…َู„ْุชُ ู„َูƒُู…ْ ุฏِูŠْู†َูƒُู…ْ ูˆَุงَุชْู…َู…ْุชُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ู†ِุนْู…َุชِูŠْ ูˆَุฑَุถِูŠْุชُ ู„َูƒُู…ُ ุงู„ْุงِุณْู„َุงู…َ ุฏِูŠْู†ًุงۗ  

"... Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. 

➡️ QS Al-Hasyr : 7

 ูˆَู…َุงٓ ุงٰุชٰู‰ูƒُู…ُ ุงู„ุฑَّุณُูˆْู„ُ ูَุฎُุฐُูˆْู‡ُ ูˆَู…َุง ู†َู‡ٰู‰ูƒُู…ْ ุนَู†ْู‡ُ ูَุงู†ْุชَู‡ُูˆْุงۚ ูˆَุงุชَّู‚ُูˆุง ุงู„ู„ّٰู‡َ ุۗงِู†َّ ุงู„ู„ّٰู‡َ ุดَุฏِูŠْุฏُ ุงู„ْุนِู‚َุงุจِۘ

".. Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya.

๐Ÿ“š Dalil dari As Sunnah, 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

ู…َู†ْ ุฃَุญْุฏَุซَ ูِู‰ ุฃَู…ْุฑِู†َุง ู‡َุฐَุง ู…َุง ู„َูŠْุณَ ู…ِู†ْู‡ُ ูَู‡ُูˆَ ุฑَุฏٌّ

“Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam urusan kami ini (urusan agama) yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak” (HR. Bukhari no. 2697 dan Muslim no. 1718)

๐Ÿ“Rasulullah shallallahu alahi wasallam senantiasa menasehati ummat nya agar tidak terjerumus dalam perbuatan bid'ah dan ancaman yang sangat keras bagi pelaku bid'ah, sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam setiap memulai khutbah biasanya beliau mengucapkan,

ุฃَู…َّุง ุจَุนْุฏُ ูَุฅِู†َّ ุฎَูŠْุฑَ ุงู„ْุญَุฏِูŠุซِ ูƒِุชَุงุจُ ุงู„ู„َّู‡ِ ูˆَุฎَูŠْุฑُ ุงู„ْู‡ُุฏَู‰ ู‡ُุฏَู‰ ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَุดَุฑُّ ุงู„ุฃُู…ُูˆุฑِ ู…ُุญْุฏَุซَุงุชُู‡َุง ูˆَูƒُู„ُّ ุจِุฏْุนَุฉٍ ุถَู„ุงَู„َุฉٌ

“Amma ba’du. Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sejelek-jelek perkara adalah (perkara agama) yang di ada-adakan, setiap (perkara agama) yang di ada-adakan itu adalah bid’ah, setiap bid’ah adalah kesesatan” (HR. Muslim no. 867)

๐Ÿ“Taubatnya ahli bid'ah akan terhalang jika ia tidak bertobat dengan kembali ke jalan yang haq, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ุฅِู†َ ุงู„ู„ู‡َ ุญَุฌَุจَ ุงู„ุชَّูˆْุจَุฉَ ุนَู†ْ ูƒُู„ِّ ุตَุงุญِุจِ ุจِุฏْุนَุฉٍ ุญَุชَّู‰ ูŠَุฏَุนْ ุจِุฏْุนَุชَู‡ُ

“Sungguh Allah menghalangi taubat dari setiap pelaku bid’ah sampai ia meninggalkan bid’ahnya” (HR. Ath Thabrani dalam Al Ausath no.4334. Dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 54)

๐Ÿ“Pelaku bid'ah tidak sadarkan diri bahwa ia sedang melakukan dosa jariyah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ุฅِู†َّู‡ُ ู…َู†ْ ุฃَุญْูŠَุง ุณُู†َّุฉً ู…ِู†ْ ุณُู†َّุชِูŠ ู‚َุฏْ ุฃُู…ِูŠุชَุชْ ุจَุนْุฏِูŠ ูَุฅِู†َّ ู„َู‡ُ ู…ِู†َ ุงู„ْุฃَุฌْุฑِ ู…ِุซْู„َ ู…َู†ْ ุนَู…ِู„َ ุจِู‡َุง ู…ِู†ْ ุบَูŠْุฑِ ุฃَู†ْ ูŠَู†ْู‚ُุตَ ู…ِู†ْ ุฃُุฌُูˆุฑِู‡ِู…ْ ุดَูŠْุฆًุง ، ูˆَู…َู†ِ ุงุจْุชَุฏَุนَ ุจِุฏْุนَุฉَ ุถَู„َุงู„َุฉٍ ู„َุง ูŠَุฑْุถَุงู‡َุง ุงู„ู„َّู‡َ ูˆَุฑَุณُูˆู„َู‡ُ ูƒَุงู†َ ุนَู„َูŠْู‡ِ ู…ِุซْู„ُ ุขุซَุงู…ِ ู…َู†ْ ุนَู…ِู„َ ุจِู‡َุง ู„َุง ูŠَู†ْู‚ُุตُ ุฐَู„ِูƒَ ู…ِู†ْ ุฃَูˆْุฒَุงุฑِ ุงู„ู†َّุงุณِ ุดَูŠْุฆًุง

“Barangsiapa yang sepeninggalku menghidupkan sebuah sunnah yang aku ajarkan, maka ia akan mendapatkan pahala semisal dengan pahala orang-orang yang melakukannya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. Barangsiapa yang membuat sebuah bid’ah dhalalah yang tidak diridhai oleh Allah dan Rasul-Nya, maka ia akan mendapatkan dosa semisal dengan dosa orang-orang yang melakukannya tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun” (HR. Tirmidzi no.2677, ia berkata: “Hadits ini hasan”)

•┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈•

ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡ُ

Nama : Ummu Hafiz
Dari Group Tangerang Mengaji Akhwat 7

๐Ÿ“ฎPertanyaan :

Saat kita mengikuti imam yg qunut, wajib mengucapkan aamiin dan mengangkat tangan ?

Apakah sah shalat jika tidak ikut qunut. Maksudnya kita diam saja ?

๐Ÿ“ฌJawaban : 

✍๐Ÿป Oleh Ustadz Alimuddin abu abdurrahman , ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰

ูˆุนู„ูŠูƒู… ุงู„ุณู„ุงู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆ ุจุฑูƒุงุชู‡ 
ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ูˆุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ู‰ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ 
ุงู…ุง ุจุนุฏ :

Dalam hal ini terjadi khilaf diantara ulama tentang qunut di setiap rakaat terakhir shalat subuh. Dan pendapat yang paling kuat adalah tidak ada dalil yang kuat tentang Qunut di waktu rakaat terakhir setiap shalat subuh. 

Adapun jika imam shalat melaksanakan qunut di shalat subuh maka sikap seorang jamaah mengikuti imam shalat. Dan hal ini sebagaimana telah dijelaskan dalam kitab "Majmu’ Fatawa wa Rosa-il Ibnu ‘Utsaimin, 14/80", Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin mengatakan, “Yang lebih tepat makmum hendaknya mengaminkan do’a (qunut) imam.

Makmum mengangkat tangan mengikuti imam karena ditakutkan akan terjadi perselisihan antara satu dan lainnya. Imam Ahmad memiliki pendapat bahwa apabila seseorang bermakmum di belakang imam yang membaca qunut subuh, maka hendaklah dia mengikuti dan mengamini do’anya.

Padahal Imam Ahmad berpendapat tidak disyari’atkannya qunut subuh sebagaimana yang sudah diketahui dari pendapat beliau. Akan tetapi, Imam Ahmad rahimahullah memberikan keringanan dalam hal ini yaitu mengamini dan mengangkat tangan ketika imam melakukan qunut subuh.

Hal ini dilakukan karena khawatir terjadinya perselisihan yang dapat menyebabkan renggangnya hati (antar sesama muslim).

Sekian, Barakalahu Fiik & Semoga Bermanfaat !! 

Tidak ada komentar